Tuesday, October 21, 2008

Pulang dari kampus, membawa kompor

Urusan di kampus banyak sekali, dari mulai mengedit data Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi di Kampus, ngajar, buat renstra, dan lain sebagainya. Bermanja-manja didepan komputer nyaman juga sekalian menunggu waktu berbuka puasa tentunya, tetapi karena suatu dan lain hal, jadi cepat-cepat pulang. Dalam perjalanan pulang menuju tempat peraduan, sore itu saya bertemu dengan seorang nenek tua (ya iyalah nenek mah sudah tua, kalau masih muda mah bukan nenek-nenek atuh jelir) , nenek itu berjalan dengan tergopoh-gopoh, terseok-seok dengan membawa sesuatu ditangan kirinya dan tangan kanan membawa kompor (sedikit didramatisir biar seru, yang sebenarnya nenek itu berjalan biasa saja, cuma terlihat sedikit berat membawa bawaannya, peace) . "Nek, biar saya yang bawa kompor" tanpa basa-basi langsung saja saya sambar itu kompor dari tangan nenek, untung saja saya tidak diteriakin "penjambret kompor" bisa hancur dunia kejahatan, malu-maluin penjahat saja, malah bisa didemo penjahat kalau saya jadi penjambret kompor.

Karena jalan searah dengan tujuan nenek itu, saya jalan terlebih dahulu, habis nenek lambat sih jalannya he h he he..maaf ya nek atas kata-kata saya yang lancang ini, kalau baca blog ini, nenek bisa komentar apa saja deh.. Baru beberapa meter saya melangkahkan kaki ini dengan membawa kompor di tangan kanan, tiba-tiba di depan ada wanita cantik yang lewat berpapasan dengan saya, agak sedikit malu, tetapi demi nenek saya pantang mundur surut kebelakang. Anehnya wanita itu malah memperhatikan saya, saya pikir dia belum pernah melihat cowok ganteng yang membawa kompor (buat temen-temen harap maklum and peacee). he he he.. Wah apa yang menarik ya?kompornya atau yang membawa kompor senyumkenyit , mungkin itu rezeki saja atau sedikit balasan bagi yang berbuat baik he he he.. doa. Kalau begitu, besok saya cegat lagi nenek itu, biar kompornya saya yang bawa .



Related Posts by Categories



0 comments:

Post a Comment